Jumat, 12 April 2013

Filosofi Kopi

          "Seindah apapun huruf terukir , dapatkah ia bermakna apabila tak ada jeda? Dapatkah ia dimengerti jika tdk ada spasi? Bukankah kita baru bisa bergerak jika ada jarak, dan saling menyayangi bila ada ruang" 
-dewi Lestari-

Senin, 18 Februari 2013

Belajar

Belajar itu meningkatkan iman, semakin ia tau banyak ilmu yang belum diketahui semakin yakin akan keberadaan Alloh Yang Maha Tahu. Tidak pernah ada yang salah dengan mimpi, yang salah hanya mereka yang terus bermimpi namun tak ada upaya untuk mewujudkannya.
ALLOH.... :")

Minggu, 10 Februari 2013

#1 Tausiah

"Berbuatlah untuk duniamu seakan engkau akn hidup selamanya & berbuatlah untuk akhiratmu seakan engkau akan mati besok pagi". (Ibnu umar)


"Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya." (QS. At-thalaq:4)

"Dan berbekallah, sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah taqwa." (QS.Al-Baqarah:197)

Sebaik-baik masjid (tempat bersujud) untuk wanita ialah dalam rumahnya sendiri. (HR. Al-Baihaqi dan Asysyihaab)

Thanks Unpad


Bismillah…
                Semua akan terjadi pada waktu yang tepat. Kata-kata yang selalu aku dengar belakangan ini. Masa dimana semua teman berusaha untuk meraih mimpinya masing-masing, cita-citanya masing-masing. Ruang wilayah manusia itu memang hanya ikhtiar dan doa, selebihnya tawakal. Satu hal yang aku sadari bahwa episode “UNPAD” hanya sepenggal cerita yang akan kuceritakan nanti kepada anak-anakku kelak.
                6 Februari 2013. Wisuda yang cukup membuatku meneteskan air mata saat berada di dalam. Kalau kata eri (kembaran sanguinisku) bilang “bun, bisa nangis juga”. Dalam hati, yang membuat menangis bukan karna telat setengah tahun dr seharusnya, hahaha…tapi karna aku merasa banyak berhutang sama Unpad. Waktu di Granus, masuk semua kenanangan-kenangan di Unpad, mulai dari masa awal kuliah yang sempat ga mau daftar ulang karna gak masuk pilihan pertama, menjadi Ketua BPM, ngasih sambutan penerimaan mahasiswa baru, lomba-lomba bawa nama Unpad sampai rapat-rapat di sekre yang aku pimpin. Alloh…Unpad membuatku berani bermimpi, bahwa mimpi memang hak semua orang.


                Good bye is another say hello. Aku tidak pernah tahu kapan akan kembali lagi kesini, tapi yang jelas InsyaAlloh pasti akan kembali. Momentum terakhir kali menyanyikan lagu hymne Unpad dan almamater memang mengharu biru, karna apa ?ini terakhir loh ada disana…..hehhhe…


                Orang tua yang terharu. Karna aku anak pertama jadi wajar kalau orangtua rada lebay ikut wisudaan ini, mw cerita dakwah dikeluarga yaa…aku azzam dalam hati bahwa wisuda bukan ajang untuk memamerkan harta kekayaan orangtua, bukan ajang untuk bermewah atau bercantik-cantik ria. Wisuda itu sacral, penuh doa, penuh cinta. Karna sesuai sidang akhir aktifitasku sangat padat dengan mengajar dan les , aku tidak sempat untuk menjahit baju secara khusus, tapi sempat bilang ke ibu kalau aku gak mau pakai kebaya karna akan membentuk badan, ibu yang lebay member budget uang untuk beli baju wisuda hampir 1juta. Jelas aku tidak suka, bagiku itu terlalu lebay. Aku selalu menolak secara halus saat ibu menawarkan baju dengan harga di atas 500rb. Alasannya gak cocok, membentuk badan bu, terlalu mewah,dsb…sembari berdoa dalam hati…”Alloh, jauhkanlah hamba dari sifat riya”. Alhamdulillah aku berhasil membeli baju yang relative murah tapi tetap syar’I karna tidak membentuk tubuh. Model bajunya terispirasi dari walimahan temanku yang bertemakan “princess” hhaha,,, (rekomendasi tempat buat baju syar’I ada di Mal Tanah Abang atau di Thamrin city atau butik shafira juga oke ).


                Selanjutnya make up. Hhaha…Bayangin aja dari SD – SMA saya gak pernah ikut iwsudaan sekolah karna apa alasannya?alasan pertama adalah karna aku gak mau di make up dan yang kedua karna phobia keramaian. Alhamdulillah aku berhasil gak di make up buat wisuda ini karna aku selalu menghindah tiap kali tante mau kasih lipstick atau bedak,dll… *cantik itu karna ilmu dan akhlaq bukan karna make up ya ;)

                
                 *inget banget dulu terakhr kali ketemu sm danboo ini wktu riweuh ngurus AKU ,dan skrg...:))

             Wisuda itu penuh cinta. Terimakasih buat adik binaan, teman-teman BPM Faperta ( that’s why I love you so much) , keluarga teddy, dan seluruh orang yang hadir dalam wisudaanku. Saking banyak hadiah , bunga, boneka, ibu sampai bilang “kamu siapa sih kak, kok banyak yang baik dan sayang sm kamu”. Cuma bisa tersenyum dan dalam hati mengucap “Alhamdulillah” J  Seakan tak mau keluar dari pintu gerbang Unpad, padahal mobil udah nunggu. Selasai wisuda langsung kuatin azzam dalam hati “Good bye Unpad, I promise to make you proud of me. Thanks for everything” ^_^

                *pengen cepet-cepet s2 biar bisa wisuda lagiii ;)

Jumat, 18 Januari 2013

SKRIPSI

Alhmdulillah ya Alloh, terimakasih atas segalanya. Sudah lama sekali tidak menulis d blog sehingga bingung mulai dari mana karna terlalu banyak yang ingin di tulis. Satu persatu akan saya posting tulisan saya secepatnya. Buat para fans ,sabar ya :D
                Hidup yang sebenarnya baru dimulai. 9 januari 2013 saya berhasil mencoret salah satu mimpi dalam hidup saya ditahun ini.  Menjadi sarjana sebelum berulang tahun yang ke-23. Alhmdulillah terwujud, dalam kesibukan yang super maksimum banget di BPM , syuro, dan segala amanah yang tak terlihat lainnya saya berhasil menjadi sarjana. Mimpi saya ketika diawal mengambil amanah di BPM adalah saya tidak ingin diwisuda lewat dari bulan februari. Karna banyak yang bertanya bagaimana saya bisa menjalankan semuanya dengan seimbang tentang sebuah cerita cinta yang banyak dipandang unik oleh sebagian mahasiswa tingkat akhir “skripsi”. Saya mau berbagi bagaimana saya menghadapi dan menjalani mimpi saya ini.
                Setiap orang bebas berekspresi dan menyatakan perasaannya , beban hidup atau apapun itu lewat tulisan. Kadang saya fikir agak lebay saat membaca beberapa postingan yang sebegitu susahnya kayaknya ngerjain skripsi. Sebelum memulai saya sempat ngeframe “kayaknya skripsi susah ya, kok teteh ini,,,akang itu blum pada lulus2 ya” Tetapi dalam hati juga mikir, “writing is your passion”.
1.       Arrange your schedule. Awal mula banget beramanah ya aku tulis dengan jelas perbulan, peta hidup, perhari bahkan untuk aktifitasku. Baca postinganku tentang aku beli buku agenda unyu warna pink. It really helped me to arrange my activities. Mau kapan ngajuin judul, sidang up, sidang kolo, sampai akhirnya jadi sarjana. TULIS! Karna apa?manusia cenderung lupa kalau ga ditulis.
2.       Be Straight to The Point. Kalau disemester akhir kita Cuma ngerjain skripsi , I mean ga punya amanah lain mungkin tantangannya ga terlalu sebesar yang megang amanah di BEM, BPM atau apapun itu. Kalau seseorang sudah berani beramanah yang lebih dari yang lain artinya dy sudah siap untuk berkomitmen terhadap waktu, biaya atau apapun yang akan dihadapi. Apa yang sudah ditulis di poin satu harus direalisasikan disini. HARUS! YOU HAVE TO COMMIT. Gak ada alesan “aduuh…pusing ngurus rapat ini itu. Amanah ini berat loh , saya sulit konsentrasi mikir skripsi juga. NO!  You never know your capacities till you try.
3.       Pray More. Banyak berdoa. Doa gak boleh dibatasin ituk diri sendiri aja ya, doain teman-teman yang satu amanah biar bisa dimudahkan skripsinya. Doain dosen pembimbing dan keluarganya biar sehat, semua orang yang terlibat dalam skripsi kita harus didioain. Aku ingat banget dlu hampir tiap mlm baca doa yang “allohuma yatsir wala tuasir” dan doa robitoh buat dosen pembimbing, dosen wali , responden yang aku butuhin, orang tua semuanya aku doain. Biar aku dilancarin tiap bimbingan, dan yang paling penting biar ALLOH RIDHO sama mimpi kita. Hey im nothing without you , God!
4.       Stay confident. Percaya gak kalau salah satu hambatan yang paling besar itu dari lingkungan?dalam mengerjakan skripsi kamu bakalan ketemu sama temen-temen yang ga semua skripsinya gampang, atau lancar. Contohnya saja sebut x , teman satu dosen pembingbingku x udah sepuluh kali ngajuin judul ke dosen pembimbng tapi selalu ditolak. Belum lagi teman-teman yang ekpresif ngegalau lewat social media tentang skripsi mereka. Give negative effects to us. Caranya mudah , tetap kalem….terus ngerjain skripsi. Kalau udah komitmen waktu jam 8mlm ngerjain skripsi ya dikerjain. PD ngomong sama dosen tentang gagasan kamu dskripsi kamu. Bawa “ruh” yang besar lewat kepercayaan dirimu.  Inget banget dulu sering ditanya di sekre “kapan up noey, kapan kolo noey” jawabannya mantep dalam hati.
5.       Take a break. Ini kejadian banget kalau udah mentok dalam ngerjain skripsi tapi dikejar deadline bimbingan. Kalau udah mentok ya mending saranku ya refreshing….apapun itu. Kalau aku biasanya pergi ke book store atau tidur. Hehe…karna buatku refreshing itu baca atau nulis. Kadang juga renang, atau appun dulu aku lakuin untuk ngembaliin mood aku.
6.       Have Fun, Save Smart. Percaya gak kalau alloh udah ngash kita otak dan kecerdasan untuk berfikir. Kita pasti bisa. Kerja tuntas, kerja cerdas. Perluas jaringan membaca, jangan merasa puas Cuma dari satu literature. Aku ingat dulu setiap kali pulang ke Bogor pasti ke IPB. Stay in library from 8 am till drop (sampae diusir disuruh pulang). Beruntungnya aku suka baget baca yang ilmiah-ilmiah. Kamu yang lagi  ngerjain skripsi harus enjoy sama kripsi kamu. Harus seneng sama yang lagi kamu lakuin, baiknya diawal pilih tema skripsi sesuai keahlian sama minat kamu. It really works.
7.       Thing positively. Setiap orang mungkin bebas bermimpi, bebas bercita-cita tetap Alloh yang memutuskan yang terbaik untuk kita. Mungkin ada yang mulus banget jalan menuju kelulusannya tapi ada juga yang diberi tarbiyah sama Alloh lewat skripsinya. Tetap berfikir positif banwa alloh yang lebih tau yang terbaik untuk kita. Buka surat an nahl ayat 1. Takdir itu sudah dituliskan tidak bisa dipercepat atau diperlambat , tugas kita hanya berikhtiar untuk mendapatkan setiap takdir yang kita harapkan. Skripsi itu memang bukan segalanya, tapi segalanya (kehidupan sebenarnya) berawal dari skripsi. Jadikan ini adlaah bagian dari jihad kita, bagian dari bukti cinta kita untuk negri ini. (agak lebay :p)
Yuupp….itu berbagi tips yang insyalloh bermanfaat buat mahasiswa tingkat akhir. Jangan pada galau sama skripsi yaaa…semua orang bisa kok laluinya, masih banyak yang bisa kita lakukan daripada Cuma mentokin diri didepan laptop atau yang lainnya…Alloh itu luar biasa,,, jadikan sabar dan syukur kendaraan kamu dalam mengerjakan skripsi ya. Kalau lagi susah bimbingan ya sabar, kalau lagi lancar jaya ya  bersyukur.  Jangan lupa dzikir, lagi nunggu dosen daripada update status atau ngetweet mnding dzikir, tilawah. Minta Alloh mudahkan. Pliiss skripsi jadiin sebagai sarana ibadah yang luas banget biar berkah. Tau berkah kn?berkah itu artinya bertambah nilai kebaikan setelahnya. Keep inspiring!

“Seberapa besarpun cintamu untukNya lebih besar lagi cintaNya untukmu. Stay awesome guys”
Skripsi?keciiiil lah insyAlloh , ada AllohJ|

Selasa, 11 Desember 2012

Two minutes before 12-12-12


"I know where I'm going and I know the truth and I don't have to be what you want me to be. I'm free to be what I want" (Muhammad Ali)

Kamis, 06 Desember 2012

Comfort Zone.



                Well, actually this is my first time to write an article totally about my feelings. Indonesia people called “curhat “ . hhahaa… ( applause to my self :p) Last month I wrote an article which express about my wish to finish my study in Padjadjaran University in the end of 2012. Hopefully I can continue my master degree in USA. I don’t know why but I feel more interesting with one of the university there. I hope I can be a master there. God please help me to make it real. (Angkat tangan pasang muka melas ;))
                Muslimah or Indonesia people called “akhwat” usually better to chose comfort zone for them. Its so contrast to my self. I like challenges.  I wanna go out from this comfort zone. Why I called padjadjaran university  was my comfort zone because I always met with the same people who has the same ‘tsaqofah ‘ in this university. I wanna share my islam to the others. I wanna be an ‘international murrobiah’. My big dream is when I can “melingkar” with other people from the different country.
                My parents asked me about my planning to my future. I wanna get a married or continue my study or working in the company like other people did. Hmm…this is so simple question I think but must have a great ‘ruhiyah’ to answer.  After graduated from this university I wanna take a course to make up my TOEFL and IELTS. Besides that I wanna try to work in consultant company or teach in a course, maybe marketing consultant or agriculture consultant. What can I do in January, February I have wrote all.
                Oh rabb, I need u always to accompany me to face the journey. Welcome to the real life with the real situation outside. I remembered with the notice that I put on my room. Just enjoy your life….”cerdas-cantik-ceria”. Thanks a lot Unpad.^_^ #Hugs